Tahun Ketiga…

http://www.plurk.com/dstarzisblue

Waktu berlalu begitu cepat.  Rasanya baru kemarin saya posting tulisan yang ini, tau-tau ternyata sudah setahun lewat.  Tiga tahun sudah saya wara-wiri di dunia per-Plurk-an*halah*. Yang awalnya sekedar tempat nyampah, malah jadi punya banyak teman. Bahkan mereka sudah seperti keluarga sendiri. Setiap hari selalu bercengkrama lewat timeline, saling berbagi bahagia dan menghibur saat sedih. Bikin ketawa pas lagi galau, dan menemani saat lonli lonli, kopdar demi kopdar, jalan-jalan bareng…Ah, I really love my Plurker family(girlkiss).

And that was how I met him…

Salah satu hal yang membuat saya merasa nyaman dengan Plurk adalah karena jejaring ini berbeda dengan media jejaring lainnya seperti FB dan Friendster yang dijadikan ajang mencari pacar oleh penggunanya.  Orang-orang di Plurk sangat bersahabat dan rasanya seperti saudara. Walaupun seiring dengan keakraban di timeline, ga sedikit yang akhirnya jadian bahkan menikah dengan sesama Plurker.  Interaksi yang intens di timeline setiap harinya membuat kita bisa mengenal karakter seseorang dengan baik.

Sebenarnya, saya bukan tipe orang yang mudah jatuh cinta, tidak pada pandangan pertama, apalagi melalui dunia maya. No way. It’s sounds crazy for me…Tapi sebut saja itu takdir, yang mempertemukan saya dengan dia.  Seorang yang awalnya hanya teman biasa. Ketemu sekalipun gak pernah, walaupun satu almamater dan satu jurusan, tapi beda angkatan. Seorang yang awalnya saya abaikan kehadirannya, berhubung saya selama ini mobile Plurking, jadi biasanya cuma sering nimbrung di tret teman-teman yang lumayan dekat.

Maybe this is what we call destiny, or fate, or coincidence…atau apalah namanya. Yang pasti inilah hasil konspirasi semesta dan Penciptanya. Kalo kata K’ Acculk*si Pak Comblang*, bukan dari mata turun ke hati, tapi dari timeline turun ke hati*ihik*.

And I don’t know what to say anymore…..

Saya hanya ingin mengucap syukur pada Tuhan atas hadirnya. Berterima kasih kepada Plurk yang telah mempertemukan kami. Dan teman-teman Plurker yang asli rese’ bin jahil, yang tak menyerah mencomblangkan saya dengan dia. Hahaha, can’t believe that i’m really trapped  in…

Dan tentunya berterima kasih padanya,  Cahayaku…yang telah menerangi hidupku yang suramNever stop praying, everyday, everytime for us, our happines, insha Allah… 🙂

Thanks Plurk…