Not a Fairy Tale…

Kisah ini bermula dari pertemanan di sosial media. Tak ada yang istimewa, semuanya benar-benar biasa. Kita berinteraksi kebanyakan melalui lini masa. Tak ada sepucuk surat cinta, apalagi seikat bunga. Hanya lewat udara, saat kita bertukar kata, bertegur sapa.

Dan kamu mengungkapkan rasa, bahkan sebelum kita bertatap muka. Aneh tapi nyata, akupun merasakan hal yang serupa. Mungkin ini hasil konspirasi semesta.  Mungkin beginilah cinta bekerja…Tanpa banyak kata, kita jatuh cinta. Seperti sudah saling mengenal begitu lama. Saling bertukar cerita, berbagi dunia.

Cinta itu pun bertumbuh di hati kita. Walau kita baru beberapa kali berjumpa, seringnya hanya bertukar suara. Kita telah benar-benar jatuh cinta, jatuh sepenuhnya… Kedengarannya memang gila, sama sekali di luar logika. Namun begitulah adanya, mungkin ini sudah takdir Yang Maha Kuasa.

Ternyata kamulah orangnya, lelaki yang dikirim Tuhan untuk ku cinta…

Kamu yang sederhana. Kamu yang bersahaja. Kamu yang  tak sempurna, tapi selalu membuat rinduku meraja. Kamu yang selalu bisa membuatku tertawa. Kamu dan senyum teduh yang membuatku terpesona. Kamu yang membuatku kembali percaya, bahwa aku juga layak untuk dicinta.

Serupa cahaya, di langitku yang gelap gulita. Bersamamu, duniaku yang hampa kini berwarna.  Tak ada lagi gundah gulana. Karena kau ada.

Tanpa terasa, beberapa hari lagi kita akan mengucap janji setia, memulai hidup berdua. Denganmu merajut bahagia. Bersamamu ku yakin mampu menghadapi dunia, dan Insya Allah meniti jalan ke surga. Semoga Allah kan menjaga, hatimu dan hatiku dalam satu cinta.

Dan sungguh ia Maha Kuasa, menitipkan cinta seindah ini di hati kita. Semoga kan selalu setia, satu selamanya hingga akhir usia.

*image pasted from here