Mie Titi Homemade

Orang Makassar atau yang pernah ke Makassar pasti tau yang namanya Mie Titi. Mie kering yang digoreng kriuk, disiram kuah kental dengan sawi hijau dan berbagai macam protein seperti ayam, bakso, dan udang. Makanan ini memang salah satu makanan favorit orang Makassar. Apalagi jika disantap dengan jeruk nipis dan cabe rawit saat cuaca hujan seperti sekarang ini, bisa nambah dua piring! Hehehe.
Sebenarnya nama Mie Titi adalah nama salah satu warung yang menjual mie kering ini. Selain Mie Titi, ada juga Mie Awa dan Mie Anto, semuanya menyajikan mie kering sebagai menu andalan mereka. Namun karena yang paling terkenal karena banyak cabangnya dan mudah ditemukan adalah Mie Titi, warga Makassar jadi terbiasa menyebut mie kering ini sebagai Mie Titi, meski bukan produk dari Mie Titi sendiri.

Saya sendiri adalah pecinta Mie Titi. Saya ingat jaman nyambi jadi tutor pas kuliah dulu. Setiap habis gajian pasti bela-belain beli Mie Titi. Maklum, buat ukuran anak kuliah yang pas-pasan seperti saya dulu, harga seporsi Mie Titi bisa buat makan tiga hari. Jadi kalau ngga ditraktir, ya nunggu gajian dulu, baru bisa makan mewah ????

Begitu merantau ke ujung utara pulau Sulawesi beberapa tahun lalu, giliran punya duit, makanannya yang tidak ada. Makanan Makassar paling umum yang mudah ditemui di perantauan paling Coto Makassar, dan beberapa warung ada yang jual Sop Saudara. Tapi untuk Mie Titi, setelah putar-putar kota Manado, hanya satu warung yang jual. Namun warung itu pun tutup tidak lama kemudian. Saya tidak tahu harus ke mana lagi jika saya rindu dengan makanan favorit saya ini. Akhirnya, saya mencoba untuk membuat sendiri. Ternyata tidak sulit. Bumbunya cukup simpel, dan bahannya mudah didapatkan. Meski mie yang sering saya gunakan tidak sama persis dengan Mie Titi aslinya, tapi tidak mengurangi kenikmatan rasanya. Kata suami dan beberapa orang yang pernah mencoba Mie Titi buatan saya, rasanya lumayan enak. Bahkan ada beberapa orang yang katanya lebih suka buatan saya ketimbang yang dijual di warung, hihihi…bikin geer aja.

Berikut resep Mie Titi andalan saya. Sebenarnya saya ga pernah pakai takaran yang pasti, cuma dikira-kira saja, jadi semuanya bisa disesuaikan dengan selera teman-teman ya…

Bahan :

1/2 kg mie kiloan, (bisa juga pakai mie telor kemasan, pilih yang mienya kecil dan ga keriting)

4-5 potong sedang dada ayam

1 liter kaldu ayam

1 ikat sawi hijau, potong-potong 2 cm

10 butir bakso, atau sesuai selera, iris tipis

200 gram udang, rebus, kupas kulitnya

3 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air

2-3 butir telur, kocok lepas

minyak secukupnya, untuk menumis

Bumbu yang dihaluskan :

1sdt merica

1 bonggol bawang putih(8-10 siung)

1/4 biji pala

2 sdt garam

Cara membuat :

1. Rebus dada ayam hingga empuk, tiriskan, potong-potong daging ayam bentuk dadu, sisihkan kaldunya untuk tumisan kuah mie.

2. Seduh mie dengan air mendidih, diamkan sekitar 5 menit, lalu tiriskan. Goreng mie hingga kriuk-kriuk dan warnanya kecokelatan.


3. Tumis Bumbu halus, tambahkan kaldu ayam. Masukkan udang, bakso dan ayam. Setelah mendidih, masukkan sawi hijau. Tambahkan sedikit air jika perlu

4. Kentalkan kuah dengan larutan maizena dan kocokan telur. Agar telur tidak menggumpal, campur kocokan telur dengan sedikit kuah, kecilkan api, lalu tuang kocokan telur sambil diaduk cepat. Koreksi rasa.

5. Sajikan mie kering dengan kuah, lebih nikmat jika dimakan dengan perasan jeruk nipis dan sambal kuning/cabe rawit.

Bagaimana? Mudah bukan? Selamat mencoba ya teman-teman