Januari

Ini adalah tulisan pertama saya di tahun ini. Tak terasa sudah hari kesembilan di bulan Januari 2016. Time flies. Sudah sejak awal tahun mau nulis, tapi belakangan lagi keasikan sama hobi baru, merajut?Jadinya makin malas buka laptop. Ini aja nulisnya pake hape.

Ngomong-ngomong soal hape, awal tahun dapat surprise hape baru dari kakak suami. Hihihi, tumben-tumbenan doi pake acara bikin surprise segala. Sebenarnya sudah terbaca sih, waktu dia tanya-tanya soal hape, tapi tetap senang dikasih hadiah sama suami tercinta. Berhubung hape lama yang suka error akhir-akhir ini suka bikin senewen. Sekali lagi, makasih ya sayang…*kiskiss

Karena sudah punya hape baru, akhirnya bisa instal aplikasi WordPress lagi. Lumayan buat ngecek-ngecek blog sama nyimpan ide di draft. Kalau mau posting pendek-pendek kayak gini boleh juga sih. Kalau panjangan mending di laptop deh, soalnya jari bisa kram. Keyboard hape yang kecil juga bikin ga nyaman ngetiknya.

Kembali lagi soal tahun baru. Biasanya di tahun baru, orang suka bikin target-target yang ingin dicapai di tahun ini. Dan untuk pertama kalinya, saya sampai sejauh ini belum mikir target apa-apa. Entahlah, bukannya sombong, tapi kalau soal materi, alhamdulillah saya sudah merasa bersyukur sekali dengan apa yang saya dan keluarga punya. Kami sudah punya sebuah rumah yg walaupun kecil, tp setidaknya sudah lunas dan ga perlu pusing mikir buat bayar KPR lagi. Kendaraan juga, meski tidak mewah, yang jelas bisa membuat kami sekeluarga terlindung dari terik panas dan kebasahan karena hujan. Sudah bisa bawa ortu bolak balik dari kampung juga, dan yang paling penting, sudah lunas juga. Intinya, kami bisa makan, bebas hutang, dan punya dua putri yang sehat dan lucu-lucu, itu adalah anugerah yang sangat patut disyukuri. Kalaupun ada yang belum tercapai soal materi, mungkin nabung buat naik haji kali ya. Semoga diberi rejeki yang berkah dan kesempatan buat mewujudkan keinginan ini.

Tahun ini, mungkin kebanyakan target yang ingin saya capai lebih ke non materi. Soal memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, nambah ilmu, dan soal perkembangan anak-anak. Tak ada lagi mimpi muluk-muluk ini itu. Sekarang rasanya saya lebih ingin belajar mensyukuri apa yang sudah saya punya dan mengoptimalkan manfaatnya, dibanding terus mengejar hal yang belum saya miliki seperti kemarin-kemarin. Terdengar ga visioner ya, hehehe. Mungkin pengaruh profesi baru sebagai IRT. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, lebih banyak nulis dan baca buku, selalu jadi target.  Apalagi tahun kemarin bisa dibilang rekor membaca dan nulis yang paling sedikit dalam sepuluh tahun ini. Yah…namanya juga harapan. Terwujud atau tidaknya, biar kita lihat nanti. Yang penting adalah selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapainya.